Gerakan Misioner dalam Mengembangkan Jati Diri dan Martabat dalam Komunitas yang Berbasis Sabda, Iman, Persaudaraan, Kerasulan dan Masyarakat
Tahun 2026 ini Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah mengangkat tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) sebagai Gerakan Misioner dalam Mengembangkan Jati Diri dan Martabat dalam Komunitas yang Berbasis Sabda, Iman, Persaudaraan, Kerasulan dan Masyarakat.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang mengikuti tema APP Keuskupan Manado, tahun 2026 ini Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI mengangkat tema sesuai visinya “Paroki Bunda Teresa – Calcutta Griya Paniki Indah Mengembangkan Jati Diri dan Martabatnya dalam Komunitas yang Berbasis Sabda, Iman, Persaudaraan, Kerasulan dan Masyarakat.”
APP 2026 ini disosialisasikan oleh Tim Kursus Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI kepada Ketua-ketua Wilayah Rohani, Seksi Liturgi dan Katekese Wilayah Rohani, Kamis 12 Februari 2026 di pastoran. “Diharapkan dari Ketua-ketua Wilayah Rohani, Seksi Liturgi dan Katekese Wilayah Rohani yang menerima sosialisasi ini dapat menjadi fasilitator APP 2026,” tutur Pastor Valentino Pandelaki Pr.

Pastor Valentino mengungkapkan, sebagai bagian dari Gereja Katolik Indonesia, kita mau berjalan bersama sebagai peziarah pengharapan. Dalam perjalanan ini, kita berusaha menjadi Gereja Sinodal yang Misioner untuk Perdamaian.
“Secara lebih konkrit, Gereja keuskupan Manado telah menegaskan arah peziarahan umat yakni pengembangan jati diri dan martabat dalam komunitas yang berbasis sabda, iman, persaudaraan, kerasulan dan masyarakat. Arah ini merupakan visi misioner Keuskupan Manado untuk tahun 2026-2030,” ungkapnya.

Lanjutnya, di awal tahun 2026 ini, kita memasuki masa Prapaskah yang dicirikhaskan dengan Gerakan Aksi Puasa Pembangunan. Gereja Indonesia mengajak kita melihat Gerakan APP ini sebagai gerakan misioner dalam menghadirkan Pengharapan.
“Selama Masa Prapaskah ini pendalaman APP dibagi dalam empat bagian pertemuan. Pertemuan pertama Gerakan Berpengharapan, pertemuan kedua Menumbuhkan Pengharapan Dalam Persekutuan, pertemuan ketiga Solidaritas Sebagai Jantung Aksi Puasa Pembangunan, dan pertemuan keempat Menghadirkan Pengharapan Lewat Aksi Nyata,” papar Pastor Valentino Pandelaki.
Sementara itu Pastor Paroki Pst. Fransiscus Antonio Runtu Pr., mengakui Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI satu-satunya paroki di Keuskupan Manado yang telah Menyusun APP sendiri sesuai visi paroki. “Inti dari APP 2026 Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI ini yaitu pengharapan, persekutuan, solidaritas dan aksi nyata. Pengharapan dan Persekutuan tanpa aksi nyata, tidak berarti apa-apa,” tukas Pastor Angki Runtu.(KomsosGPI)