Misa Rabu Abu sebagai tanda awal dari Masa Prapaskah di pusat Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI), penuh dipadati umat, Rabu 18 Februari 2026.
Misa Rabu Abu di Pusat Paroki Bunda Teresa Calcutta ada tiga misa yaitu pukul 05.30 WITA, pukul 08.00 WITA dan 18.00 WITA. Kepadatan umat memuncap pada misa ketiga yaitu 18.00 WITA yang dipimpin Pastor Valentino Pandelaki Pr. Seluruh tempat duduk baik di dalam maupun di luar gedung gereja penuh sesak. Bahkan sebagian umat harus berdiri hingga akhir misa. Begitu juga halaman parkir maupun ruas jalan sekitar gereja penuh, sehingga petugas harus ekstra mengatur parkir maupun arus lalu lintas supaya tidak mengganggu warga pengguna jalan.
Pada penerimaan Abu maupun pembagian hosti, Pastor Paroki Pst. Fransiscus Antonio Runtu Pr., harus turun membantu. Saat menandai umat dengan abu Pastor berkata “Ingatlah bahwa engkau debu dan akan kembali menjadi debu.”
“Hari Rabu Abu menandai awal Masa Prapaskah, yaitu masa pertobatan selama 40 hari sebelum Hari Raya Paskah dalam Gereja Katolik. Perayaan ini memiliki makna yang sangat mendalam karena mengajak umat untuk kembali kepada Allah melalui doa, puasa dan pantang serta amal kasih,” tutur Pastor Valen dalam homilinya.
Lanjutnya, Hari Rabu Abu bukan sekadar tradisi menerima tanda abu, tetapi sebuah undangan untuk memulai perjalanan rohani menuju Paskah dengan hati yang diperbarui.
Misa Rabu Abu itu berlangsung khusyuk namun tertib.(KomsosGPI)